Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

Membeli wisma itu gampang-gampang susah. Makin Anda yang baru pertama kali akan menunang rumah. Belum lagi cara pembayaran yang akan Dikau pilih pun sangat menawan proses yang akan Anda lewati.

Lalu tips intelek buat Anda yang ingin membeli griya pertama kali:

Menyeleksi Lokasi

Lokasi merupakan faktor paling penting ketika saya membeli wisma. Maka sederhana jika pada dunia milik orang mengenal istilah, lokasi, lokasi & lokasi. Tdk hanya pelanggan rumah perdana, semua sosok akan memandang lokasi serupa hal yang utama untuk membeli griya. Lokasi terkait dengan susukan transportasi, stok fasilitas sudah biasa, aman tidaknya dari suangi banjir dan lain-lain.

Harga

Kau perlu merancangkan terlebih dahulu, berapa harga rumah yang mau Dikau beli? Dengan demikian Anda lebih fokus tatkala perumahan yang menawarkan mutu sesuai yang Anda inginkan. Dengan demikian Engkau bisa menyesuaikan waktu dalam kegiatan Kau lainnya.

Track Record Developer

Sebelum menghambat untuk membeli rumah yang baru, sebaiknya lihat lepas siapa pengembangnya. Bagaimana track record developer selama berikut. Apakah acap terlambat dalam serah terima rumahnya? Bagaimana kualitas bangunan pada project-project perumahan sebelumnya. Dalam mengetahuinya Kamu bisa mencoba testimoni tentang perumahan atau developer itu di computer digital.

the-home-depot.jpg

Kelengkapan Teknik

Anda siap memilih griya sesuai keinginan Anda secara beragam teknik yang ditawarkan oleh developer. Fasilitas setidaknya bisa kalian lihat bagus fasilitas internal dan ekstern. Intern lazimnya meliputi akomodasi ibadah, tempat olahraga, taman bermain. & yang tidak rontok pentingnya pun yaitu saluran ekstern seperti kedekatan perumahan itu menggunakan rumah perih, sekolah, rekan dan tempat rekreasi rombongan, turut memerankan faktor penentu pilihan kira pembeli.

Prasarana Cara Pembayaran

Ada kurang lebih cara pembayaran rumah yang biasanya ditawarkan oleh pengembang yaitu tunai keras, tunai bertahap & KPR. Hisab Anda yang memiliki pengaruh keuangan yang cukup, cara bayar tunai keras tetap menjadi opsi. Developer akan memberikan potongan yang luas pagi pelanggan dengan cara ini. Namun demikian bagi yang kemampuan keuangannya masih rendah, cara tukar KPR & tunai lama-kelamaan yang panjang beli rumah tentu jadi pilihan paling tepat.

Pastikan Kapan Serah Terima Unit

Bertanyalah ke developer, kapan Kamu bisa meninggali unit graha yang Anda beli. Jika tercipta keterlambatan, konsekuensi apa yang akan diterima oleh developer.

Biaya Tambahan

Setelah menghambat membeli wisma, alokasikan upah tambahan diluar harga borong rumah. Ongkos tambahan ini biasanya meliputi Ppn, dana KPR, biaya peningkatan BPHTB dan sebagainya. Kisarannya beragam, serta untuk bersiap-siap biasanya besaran biaya terusan ini berputar 15 bayaran sampai dengan 20 persen